
Kuningan, UPMKNews-Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan telah sukses melaksanakan program kebudayaan yang bernama "Aksun (Aksara Sunda)” di SMPN Satap Desa Rambatan pada Jum'at (11/08/2023).
Program tersebut bertujuan untuk melestarikan dan mengenalkan aksara Sunda kepada siswa kelas 9 di SMPN Satap Desa Rambatan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengajar Aksara Sunda, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai dan cerita dari budaya Sunda kepada anak-anak Madrasah Al-Fatih Dusun Manis Desa Rambatan. Mereka menggunakan pendekatan kreatif seperti tarian tradisional.
"Kami berharap melalui program ini, generasi muda Desa Rambatan dapat lebih mengenal dan mencintai budaya serta warisan leluhur, terutama aksara Sunda," ujar Nabila Silmi Ibrohim Mahasiswa PBSD (Pendidikan Bahasa Sunda dan Sastra Daerah), salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kepala SMPN Satap Desa Rambatan, Bapak Uci Sanusi, S.Pd mengapresiasi upaya mahasiswa STKIPMKu dalam mengajak siswa untuk mengenal lebih dalam tentang budaya lokal.
"Program ini sangat bermanfaat bagi siswa kami dalam meningkatkan rasa cinta terhadap budaya Sunda dan memahami akar budaya yang dimiliki oleh daerah kita," ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan, program kebudayaan "AkSun (Aksara Sunda)" di SMPN SATAP Desa Rambatan sukses memberikan wawasan baru kepada siswa kelas 9 mengenai kekayaan budaya Sunda.
Harapannya, inisiatif seperti ini akan terus dilakukan untuk melestarikan dan menghidupkan warisan budaya lokal yang memiliki makna mendalam bagi generasi mendatang.
Penulis : Muhammad Irpan - PTIK 7B
Editor : DIR