
Kuningan, UPMKNews -- Gerakan Literasi sekolah bertujuan untuk menumbuhkan budi pekerti anak melalui budaya Literasi (Membaca dan Menulis). Mahasiswa Asistensi Mengajar adakan gerakan Literasi yaitu menerapkan budaya baca 15 menit sebelum pelajaran dimulai.
Budaya membaca dan menulis memang harus ditanamkan sedini mungkin. Adapun salah satu bentuk literasi yaitu dengan cara memanfaatkan buku yang sudah tersedia di perpustakaan. Siswa/i diperbolehkan untuk mengambil salah satu buku yang akan dibaca.
Apabila ada siswa/i yang kesulitan untuk membaca dan mengeja huruf, kami melakukan bimbingan khusus kepada siswa/i guna membantu jalan nya literasi tersebut.
Gerakan budaya baca ini memberikan dampak positif bagi siswa/i, karena selain mereka membiasakan diri membaca, juga melatih siswa dalam berkomunikasi dengan baik. Kami berharap dengan adanya gerakan Literasi membantu siswa/i yang kesulitan membaca akan adanya perbaikan di kemudian hari.
Penulis: Rifa Tri Khairunnisa