Kuningan, UPMKNews -- Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) STKIP Muhammadiyah Kuningan menggelar yudisium pada Rabu (04/10/2023) yang diikuti 33 mahasiswa, bertempat di Ipukan Highland, Kuningan, Jawa Barat.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan, Dr. Nanan Abdul Manan, M.Pd, Wakil Ketua I, Dr. Casnan, M.Si, Wakil Ketua II, Hermawan, M.Si, Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, Dedi Iskandar, M.Pd, Kepala Bagian Akademik, Dr. Boby Agustan, M.Pd, Ketua Lembaga, seluruh Ketua program studi, tamu undangan dan calon wisudawan wisudawati PBSD kelas Regular, RPL dan karyawan.

Surat Keputusan Yudisium Sarjana Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah dibacakan oleh Kepala Bagian Akademik.

"Lulusan program studi PBSD harus memiliki wawasan kepahaman dalam budaya lokal dan juga mampu mensejajarkan budaya-budaya lainnya. Kompetensi dan skill terkait dengan pendidikan sastra dan sunda. Hal tersebut harus menjadi bekal untuk dunia," tegas Nanan.

Prosesi yudisium berjalan lancar dan seluruh hadirin yang mengikuti kegiatan tersebut turut berbahagia saat pengumuman sekaligus penyerahan Cindera mata kepada lulusan terbaik.

"Kehebatan seseorang itu ada pada keunikan dan keterampilan skill yang dimiliki. Sehingga memiliki modal besar, bagaimana disana ada budaya bahkan sastra sunda. Maka kita harus mampu menempatkan diri pada kesempatan tersebut," tambah Nanan.

Tiga kelas pada Prodi PBSD dijadikan satu dalam acara yudisium Tahun Akademik 2022/2023, sehingga menghasilkan satu lulusan terbaik dari kelas regular diraih oleh Novia Rahmawati Sarjana Pendidikan dengan IPK 3.90.

“Bral geura nyiar élmu, panemu di jaman kiwari, ayeuna mah kudu bisa ngigelan jaman. Sing prihatin kudu daék peurih, kapeurih téh bakal jadi peurah. Dingawitan ku bismillah mugia léngkah urang sing janten ibadah tur barokah,” ujar Novia, mahasiswa PBSD lulusan terbaik.

Penulis: Alfina P. dan Deliya